Breaking News
Lowongan Wartawan di Media Online Salira TV, Terbuka untuk Setiap Kab/Kota di NKRI. Dapatkan Fee Bulanan Menarik, Pelajari di https://bit.ly/3xzCfW2
Lowongan Wartawan di Salira TV

Tips Mendirikan Media Online yang Berorientasi Penghasilannya dari Iklan

Calon Media Online HUMAS.ID – Saat ini, Media Online sangat menjamur, banyak sekali Media Online bermunculan, mulai dari Pemain Lama pun Pemain Baru yang baru terjun di Dunia Jurnalistik Pers. Ini sebetulnya adalah angin segar untuk Dunia Pers (Bisnis Informasi Pers) karena hal itu menunjukkan Pers Indonesia makin berkembang dan kebebasan Pers semakin terasa.

Untuk teman-teman yang Lama di Dunia Pers mungkin hal mendirikan perusahaan pers adalah hal yang sudah biasa karena sudah pengalaman mengelola banyak brand media di masa lalu, saat zamannya pers media cetak, sehingga ketika masuk ke Pers Media Online, maka tidak kaget, karena pada dasarnya sama, hanya saja pembawa media penyampainya saja yang berbeda.

Selanjutnya untuk teman-teman yang baru di Dunia Jurnalistik, tentu saja harus mencari-cari informasai dan belajar kesana dan kemari untuk menemukan pemahaman apa dan bagaimana membangun Media Online dari Nol. Biasanya teman-teman yang tertarik membangun Media Online dari Nol ini adalah mereka yang memang memiliki fasion hobby menulis artikel, artinya para Blogger adalah sangat berpeluang mengembangkan sayapnya adalah untuk menjadi Media Online, dimana pada awalnya adalah mengelola Blog Pribadi.

Hal yang membuat para Blogger tertarik untuk menjadikan blognya sebagai Situs Media Online adalah karena melihat kenyataan bahwa blognya semakin berkembang, banyak pengunjung dan sudah masuk ke jaringan iklan google adsense misalnya, maka disanalah teman-teman blogger tertarik melangkah ke level selanjutnya yaitu ke usaha Media Online.

Untuk bisa mendirikan Media Online yang orientasi penghasilannya dari Iklan, maka ada beberapa tips saran dan trik dari saya, yaitu sebagai berikut :

1. Sudah memiliki domain website dengan nama yang khas dan tidak meniru-niru portal web berita lain. Dimana sebaiknya menggunakan nama media yang unik menarik dan belum ada yang menggunakan nama tersebut karena nanti kedepannya bisa saja kita tertarik untuk mendaftarkan nama media kita tersebut menjadi merk dagang (dan memang sudah selayaknya demikian sih, yaitu kita harus mendaftarkan merek nama media kita sehingga tidak ada pihak lain yang menyerempet menggunakan nama media dengan nama yang sama dengan media kita)

2. Setelah punya domain kemudian seperti biasanya, kita harus menyangbungkannya dengan layanan hosting berbayar. Jadi domain kita tidak dan jangan di hosting di tempat gratisan seperti di Blogspot.com karena itu akan menunjukkan bahwa media online kita adalah tidak mau mengeluarkan modal

3. Selanjutnya, Rajinlah posting artikel yang unik dan menarik dan jangan pernah copy paste dari sumber lain. Pokoknya semua artikel itu harus dari hasil ketikan sendiri. Dan per artikel harus panjang serta berbobot, minimal 1.000 (Seribu) kata untuk setiap artikel.

4. Teruslah memproduksi Artikel, misalnya satu hari satu artikel dan tunjukkan kepada dunia bahwa website kita itu ada – tidak mati. Website kita itu hidup.

5. Saat website kita sudah mulai dikenal banyak penduduk online dan offline karena mereka menjadi tahu dari buah manis produksi artikel kita yang memang terasa manfaatnya untuk banyak orang, barulah kita daftarkan web kita ke penyedia iklan misalnya Google Adsense

6. Setelah keterima Google Adsense, teruslah rajin dalam memproduksi artikel, jangan malah kendor.

7. Ketika penghasilan dari Google Adsense dan penyedia iklan lain (jika ada), misalnya dalam sebulan rata-rata dapat 10 juta Rupiah per bulan, maka mulailah mengajak orang-orang untuk gabung jadi tim (itulah cikal bakal wartawan nantinya), pakai saja sistem gaji tetap misalnya digaji 2 juta per bulan per orang. Misal kita ambil dua orang dulu. Itu masih ketutup oleh penghasilan iklan.

8. Teruslah berjuang dan belajar lebih tentang Media Online bersama kedua calon wartawan itu. Dimana sebelum menjadi wartawan, yang dua orang itu tugasnya sama persis seperti pemilik media yaitu memproduksi artikel — satu hari satu artikel.

9. Jika sudah dirasa tepat waktunya, saatnya mendaftarkan usaha kita itu menjadi badan hukum PT ke Notaris. Bilang saja ke Notaris bahwa kita ingin bikin PT yang usahanya menjadi Media Online, nanti Notaris akan lebih paham apa dan harus bagaimananya.

10. Setelah mengantongi badan hukum PT yang di urus oleh Notaris, selanjutnya kita daftarkan media kita ke Dewan Pers dan juga daftar dan bergabung ke Organisasi Pers seperti misalnya PWI – Persatuan Wartawan Indonesia dan Organisasi lain sepadan PWI.

11. Kemudian, secara bertahap, kita sebagai pemilik Media harus menjalin hubungan dengan baik ke Instansi-Instansi Pemerintahan dan Kepolisian juga ke LSM-LSM serta Ormas-ormas. Dan menjalin hubungan baik dengan para Humas Perusahaan Swasta pun Perusahaan BUMN. Juga lakukan kunjungan secara berkala ke sesama pengusaha media, artinya kita adakan silaturahmi berkunjung ke kantor media lain, tentunya dengan perjanjian / janjian dulu sebelum berkunjung ke kantor mereka. Ajaklah semua tim kita kesana, ngobrol santailah disana, niscaya akan ada manfaat yang didapat nanti (ketika kita hebat jalin persatuan dan kesatuan sesama pengusaha media)

12. Dan jagalah selalu hubungan baik ke semua pihak tersebut, agar Media Anda menjadi sangat mudah dalam segala halnya kedepannya.

13. Lakukan dengan konsisten dan penuh tanggung jawab serta dengan sikap Profesional. Niscaya kita akan Sukses di Bisnis Informasi – Media Online. (F)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *